Popcorn21

Film popcorn adalah film yang membuat seisi bioskop bersorak pada saat yang sama. Setiap tahun melahirkan beberapa film semacam itu, dan orang mengingat tahun lewat film-filmnya: tahun Avatar, tahun Laskar Pelangi, tahun Endgame. Popcorn21 membaca angka di namanya sebagai jumlah mangkuk. Ada dua puluh satu mangkuk, satu untuk tiap tahun dari 2005 sampai 2025. Tiap mangkuk berisi delapan film yang paling banyak dinilai penonton dari tahun itu, dua di antaranya film Indonesia. Angka di poster menunjukkan urutan film di dalam mangkuknya. Ambil mangkuk dari tahun yang Anda rindukan.

Dua puluh satu mangkuk: pilih tahunnya

Mangkuk 2005

Lihat semua (8)

Mangkuk 2006

Lihat semua (8)

Mangkuk 2007

Lihat semua (8)

Mangkuk 2008

Lihat semua (8)

Mangkuk 2009

Lihat semua (8)

Mangkuk 2010

Lihat semua (8)

Mangkuk 2011

Lihat semua (8)

Mangkuk 2012

Lihat semua (8)

Mangkuk 2013

Lihat semua (8)

Mangkuk 2014

Lihat semua (8)

Mangkuk 2015

Lihat semua (8)

Mangkuk 2016

Lihat semua (8)

Mangkuk 2017

Lihat semua (8)

Mangkuk 2018

Lihat semua (8)

Mangkuk 2019

Lihat semua (8)

Mangkuk 2020

Lihat semua (8)

Mangkuk 2021

Lihat semua (8)

Mangkuk 2022

Lihat semua (8)

Mangkuk 2023

Lihat semua (8)

Mangkuk 2024

Lihat semua (8)

Mangkuk 2025

Lihat semua (8)

Panduan Popcorn21

Popcorn21: dua puluh satu mangkuk popcorn

Film popcorn dan tahun-tahunnya

Ada jenis film yang dibuat untuk ditonton beramai-ramai, dengan sekotak popcorn di pangkuan. Film semacam itu membuat seisi bioskop terdiam pada saat yang sama, tertawa pada saat yang sama, dan bertepuk tangan ketika pahlawannya akhirnya datang. Orang menyebutnya film popcorn, dan sebutan itu adalah pujian: film popcorn yang baik adalah kenangan bersama.

Kenangan itu selalu melekat pada tahun. Kita mengingat 2008 sebagai tahun Laskar Pelangi dan Iron Man, 2009 sebagai tahun Avatar, dan 2019 sebagai tahun Endgame, Joker, dan Parasite. Popcorn21 dibangun di atas kebiasaan mengingat itu. Angka di namanya dibaca sebagai jumlah mangkuk: dua puluh satu mangkuk popcorn, satu untuk tiap tahun dari 2005 sampai 2025.

Tiap mangkuk berisi delapan film dari tahun itu, yaitu film yang paling banyak dinilai penonton, dengan dua tempat disediakan bagi film Indonesia. Seluruhnya 168 film. Gagasan ini diuraikan di Dua puluh satu mangkuk, dan langkah pertama untuk pengunjung baru ada di Mulai di Popcorn21.

Cara mangkuk diisi

Aturan pengisian mangkuk di Popcorn21 sederhana dan sama untuk setiap tahun. Pertama, film dikelompokkan menurut tahun rilis pertamanya. Kedua, dari tiap tahun diambil dua film Indonesia yang paling banyak dinilai penonton. Ketiga, sisa tempat diisi film dunia yang paling banyak dinilai, sampai mangkuk berisi delapan film. Pada 2010 dan 2011 hanya tersedia satu film Indonesia, sehingga mangkuk kedua tahun itu memuat tujuh film dunia.

Ukuran yang dipakai adalah jumlah penilai di TMDB. Angka itu memperlihatkan seberapa ramai sebuah film ditonton dan dibicarakan, dan itulah arti kata popcorn di sini. Nilai rata-rata tetap ditampilkan di tiap poster, tetapi urutan di dalam mangkuk mengikuti keramaian. Film nomor satu di sebuah mangkuk disebut butir pertama. Rinciannya ada di Cara membaca mangkuk.

Seratus enam puluh delapan film dalam angka

Katalog Popcorn21 memuat 168 film, 40 di antaranya film Indonesia. Film dunia datang dalam enam bahasa: 120 berbahasa Inggris, tiga Jepang, dua Korea, serta masing-masing satu film berbahasa Denmark, Latvia, dan Portugis. Tiga puluh satu judul adalah film animasi.

Nilai rata-rata seluruh katalog adalah 7,24 dari sepuluh, dan 21 film bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 124 menit. Laga adalah genre utama bagi 55 film, petualangan bagi 32 film, drama bagi 27 film, dan animasi bagi 17 film. Film popcorn, ternyata, pertama-tama adalah film laga dan petualangan.

Bila jumlah penilai seluruh film dijumlahkan, hasilnya hampir dua juta penilaian. Mangkuk paling ramai adalah 2012, dengan lebih dari 161 ribu penilaian untuk delapan filmnya. Mangkuk paling sepi adalah 2025, dengan sekitar 13 ribu, karena film baru masih mengumpulkan penontonnya. Angka mangkuk-mangkuk terbaru akan terus tumbuh.

Papan dua puluh satu mangkuk

Di beranda Popcorn21 terdapat papan dengan tiga baris, masing-masing berisi tujuh kotak tahun. Baris pertama memuat 2005 sampai 2011, baris kedua 2012 sampai 2018, dan baris ketiga 2019 sampai 2025. Setiap kotak menampilkan tahun dan jumlah filmnya. Tekan sebuah kotak, dan halaman bergulir ke mangkuk tahun itu.

Tiap mangkuk tampil sebagai deretan delapan poster. Angka besar di sudut poster menunjukkan urutan film di dalam mangkuknya, dari butir pertama sampai butir kedelapan. Nama mangkuk tertulis di bawah judul. Cara membaca poster dijelaskan di Kartu poster.

Mangkuk 2005

Mangkuk pertama dipimpin Harry Potter and the Goblet of Fire, film keempat sang penyihir muda, dengan nilai 7,8. Di belakangnya ada Charlie and the Chocolate Factory, lalu penutup trilogi awal Star Wars, Madagascar, Corpse Bride, dan War of the Worlds. Dua film animasi dan satu film boneka menjadikan mangkuk ini ramah keluarga.

Dua film Indonesia di mangkuk 2005 lahir dari generasi sutradara yang baru muncul. Janji Joni karya Joko Anwar, hanya 83 menit, mengikuti seorang pengantar gulungan film yang berpacu dengan waktu. Gie karya Riri Riza, 140 menit, memotret aktivis Soe Hok Gie. Nilai rata-rata mangkuk ini 7,06.

Mangkuk 2006

Butir pertama 2006 adalah Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest. Namun film bernilai tertinggi di mangkuk ini adalah The Departed karya Martin Scorsese, dengan 8,2, satu-satunya film kriminal dewasa di antara tontonan keluarga. Cars, The Devil Wears Prada, Night at the Museum, dan X-Men: The Last Stand melengkapi enam besar.

Dari Indonesia hadir Heart, kisah cinta segitiga remaja, dan sebuah film tentang dua sahabat, cinta, dan musik rock. Nilai rata-rata mangkuk 2006 adalah 6,95.

Mangkuk 2007

Tahun 2007 adalah tahun film ketiga dan kelima. Harry Potter and the Order of the Phoenix memimpin mangkuk, disusul Ratatouille dengan nilai 7,8, tertinggi tahun itu. Pirates of the Caribbean: At World's End, dengan 169 menit, adalah yang terpanjang. Spider-Man 3, Transformers, dan Bee Movie menyusul.

Dua komedi Indonesia mengisi dua tempat terakhir: Get Married karya Hanung Bramantyo dan Nagabonar Jadi 2, tempat Deddy Mizwar menghidupkan kembali tokoh pencopet yang menjadi jenderal. Nilai rata-rata mangkuk ini 6,9.

Mangkuk 2008

Mangkuk 2008 mencatat awal sebuah zaman. Butir pertamanya adalah Iron Man, film yang membuka jagat sinema Marvel, dengan nilai 7,7. Film kedua jagat itu, The Incredible Hulk, berada di urutan ketiga. Di antara keduanya ada kisah robot pemungut sampah dari Pixar, dengan nilai 8,1, tertinggi di mangkuk ini. Kung Fu Panda, Slumdog Millionaire, dan petualangan keempat Indiana Jones menyusul.

Bagi penonton Indonesia, 2008 adalah tahun Laskar Pelangi. Film Riri Riza tentang sepuluh murid sekolah miskin di Belitung itu, dengan nilai 7,6, menjadi film Indonesia paling banyak ditonton pada masanya. Ayat-Ayat Cinta mendampinginya. Nilai rata-rata mangkuk ini 7,09.

Mangkuk 2009

Tahun 2009 adalah milik Avatar. Film James Cameron tentang planet Pandora itu memimpin mangkuk dengan hampir 35 ribu penilaian dan durasi 162 menit. Up dari Pixar, dengan nilai 8,0, adalah film bernilai tertinggi. Harry Potter and the Half-Blood Prince, Sherlock Holmes, X-Men Origins: Wolverine, dan The Twilight Saga: New Moon melengkapi barisan.

Dari Indonesia hadir Merantau, film yang memperkenalkan Iko Uwais dan silat Minang, serta Sang Pemimpi, lanjutan Laskar Pelangi. Nilai rata-rata mangkuk 2009 adalah 6,98.

Mangkuk 2010

Mangkuk 2010 memuat tujuh film dunia dan satu film Indonesia. Iron Man 2 memimpin, disusul Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Despicable Me, Toy Story 3, dan Alice in Wonderland. Dua film peraih penghargaan menempati urutan keenam dan ketujuh: The Social Network dan The King's Speech.

Satu-satunya film Indonesia di mangkuk ini adalah yang bernilai tertinggi. Alangkah Lucunya (Negeri Ini) karya Deddy Mizwar, dengan 7,9, bercerita tentang sarjana pengangguran yang mengajari pencopet cilik. Nilai rata-rata mangkuk 2010 adalah 7,42.

Mangkuk 2011

Tahun 2011 menutup satu kisah besar dan membuka beberapa kisah lain. Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, dengan nilai 8,1, mengakhiri delapan film sang penyihir. Captain America: The First Avenger dan Thor memperkenalkan dua pahlawan baru dan menempati dua urutan teratas. Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides, X-Men: First Class, dan lanjutan Sherlock Holmes menyusul, bersama satu film Mission: Impossible.

Film Indonesia di mangkuk ini adalah The Mentalist, film laga 90 menit. Nilai rata-rata mangkuk 2011 adalah 7,16.

Era cakram: 2005 sampai 2011

Tujuh mangkuk pertama membentuk era cakram, masa ketika film masih dibawa pulang dalam bentuk kepingan dan ditonton ulang sampai tergores. Lima puluh enam film berada di era ini, dua belas di antaranya film Indonesia dan sepuluh film animasi. Nilai rata-ratanya 7,08, dengan empat film bernilai 8,0 atau lebih.

Era ini dikuasai dua waralaba. Harry Potter muncul di lima dari tujuh mangkuk, dan Pirates of the Caribbean di tiga mangkuk. Pixar hadir hampir tiap tahun. Di ujung era, jagat Marvel baru saja lahir. Bagi film Indonesia, inilah masa kebangkitan: dari Janji Joni dan Gie sampai Laskar Pelangi. Uraiannya ada di Tiga era.

Mangkuk 2012

Mangkuk 2012 adalah yang paling ramai di Popcorn21, dengan lebih dari 161 ribu penilaian, dan yang paling panjang, dengan durasi rata-rata 143 menit. The Avengers, dengan nilai 8,1, mengumpulkan para pahlawan Marvel untuk pertama kali. Django Unchained, dengan 8,2, adalah film bernilai tertinggi. The Dark Knight Rises, The Hunger Games, The Hobbit: An Unexpected Journey, dan The Amazing Spider-Man melengkapi enam besar.

Tahun itu juga tahun Serbuan Maut. Film Gareth Evans yang dikenal dunia sebagai The Raid itu mengumpulkan lebih dari empat ribu penilaian, terbanyak di antara semua film Indonesia di katalog. 5 cm mendampinginya. Nilai rata-rata mangkuk ini 7,48.

Mangkuk 2013

Tahun 2013 adalah tahun lanjutan. Iron Man 3 dan Thor: The Dark World menempati dua urutan teratas. Frozen membuat anak-anak sedunia menyanyikan lagu yang sama. Man of Steel memperkenalkan Superman baru, The Hobbit: The Desolation of Smaug melanjutkan perjalanan ke gunung naga, dan Pacific Rim mengadu robot raksasa dengan monster laut.

Dua film Indonesia di mangkuk ini sama-sama film sejarah yang megah dan sama-sama rilis pada Desember: Soekarno: Indonesia Merdeka dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, yang terakhir dengan nilai 7,7, tertinggi di mangkuk. Nilai rata-ratanya 7,12.

Mangkuk 2014

Butir pertama 2014 adalah film dengan penilai terbanyak di seluruh Popcorn21. Interstellar karya Christopher Nolan mengumpulkan lebih dari 41 ribu penilaian, dengan nilai 8,5 dan durasi 169 menit. John Wick memulai waralabanya dengan 101 menit yang ringkas. Gone Girl, Big Hero 6, X-Men: Days of Future Past, dan film ketiga Hunger Games melengkapi enam besar.

Dari Indonesia hadir The Raid 2: Berandal, dengan nilai 7,6 dan durasi 150 menit, serta Pendekar Tongkat Emas. Nilai rata-rata mangkuk 2014 adalah 7,51.

Mangkuk 2015

Tiga butir teratas 2015 hampir sama ramainya. Avengers: Age of Ultron memimpin, disusul Mad Max: Fury Road, dua jam kejar-kejaran di gurun, dan Inside Out, dengan nilai 7,9, tertinggi di mangkuk. Star Wars: The Force Awakens menghidupkan kembali sebuah galaksi setelah sepuluh tahun. Penutup Hunger Games dan Spectre, petualangan James Bond, melengkapi enam besar.

Dari Indonesia hadir Filosofi Kopi, tentang dua sahabat dan kedai kopi mereka, serta film kedua Comic 8. Nilai rata-rata mangkuk 2015 adalah 7,02.

Mangkuk 2016

Tahun 2016 adalah tahun pahlawan super dari segala penjuru. Deadpool memimpin dengan lebih dari 33 ribu penilaian dan mulut yang paling usil. Doctor Strange, Suicide Squad, dan pertarungan Batman melawan Superman mengisi urutan berikutnya, bersama Fantastic Beasts and Where to Find Them. Zootopia, dengan nilai 7,8, adalah film bernilai tertinggi.

Dari Indonesia hadir Headshot dan film kedua Ada Apa dengan Cinta, yang mempertemukan lagi Cinta dan Rangga. Dua film pahlawan super yang ramai tetapi kurang disukai penilai membuat nilai rata-rata mangkuk ini menjadi yang terendah, 6,86. Ramai dan disukai, seperti terlihat di sini, adalah dua hal yang berbeda.

Mangkuk 2017

Mangkuk 2017 dipimpin Spider-Man: Homecoming dan Thor: Ragnarok. Coco dari Pixar, dengan nilai 8,2, adalah film bernilai tertinggi. Wonder Woman dan Logan, yang terakhir dengan nilai 7,8, memperlihatkan dua wajah film pahlawan super: yang satu penuh harapan, yang lain penuh perpisahan. Star Wars: The Last Jedi menutup enam besar.

Dari Indonesia hadir Sweet 20, dengan nilai 7,5, tentang nenek yang kembali muda, dan Valentine. Nilai rata-rata mangkuk 2017 adalah 7,24.

Mangkuk 2018

Avengers: Infinity War, dengan nilai 8,2 dan lebih dari 33 ribu penilaian, memimpin mangkuk 2018. Black Panther menyusul di urutan kedua. Di urutan ketiga ada film bernilai tertinggi tahun itu: Spider-Man: Into the Spider-Verse, dengan 8,4, yang mengubah wajah film animasi. Ready Player One, Ant-Man and the Wasp, dan Incredibles 2 melengkapi enam besar.

Dari Indonesia hadir The Night Comes For Us dan Dilan 1990, film yang kalimat rayuannya dikutip seluruh negeri. Nilai rata-rata mangkuk 2018 adalah 7,54.

Era layar lebar: 2012 sampai 2018

Tujuh mangkuk tengah membentuk era layar lebar, masa ketika bioskop berlomba memasang layar raksasa dan satu jagat cerita menguasai kalender. Lima puluh enam film berada di era ini, empat belas di antaranya film Indonesia. Nilai rata-ratanya 7,25, durasi rata-ratanya 129 menit, terpanjang di antara tiga era, dan enam film bernilai 8,0 atau lebih.

Inilah era paling ramai. Kelima puluh enam filmnya mengumpulkan lebih dari 912 ribu penilaian, hampir separuh dari seluruh katalog. Enam dari tujuh mangkuknya dipimpin tokoh dari komik Marvel. Bagi film Indonesia, era ini adalah masa laga yang mendunia, dari Serbuan Maut sampai The Night Comes For Us.

Mangkuk 2019

Mangkuk 2019 adalah salah satu yang terkuat. Empat dari delapan filmnya bernilai 8,0 atau lebih, terbanyak di antara semua mangkuk. Avengers: Endgame, dengan nilai 8,2 dan durasi 181 menit, menutup sebelas tahun cerita. Joker, dengan 8,1, hanya terpaut lima ratus penilaian di belakangnya. Parasite, dengan 8,5, adalah film bernilai tertinggi. Spider-Man: Far From Home, Captain Marvel, dan Knives Out menyusul.

Dari Indonesia hadir Gundala dan Keluarga Cemara, yang terakhir dengan nilai 8,0. Nilai rata-rata mangkuk 2019 adalah 7,63.

Mangkuk 2020

Mangkuk 2020 berbeda dari semua mangkuk lain. Bioskop tutup hampir sepanjang tahun, film besar ditunda, dan penonton beralih ke rumah. Jumlah penilaiannya turun menjadi sekitar 41 ribu, sepertiga dari tahun sebelumnya, dan durasi rata-ratanya 104 menit, terpendek di antara dua puluh satu mangkuk.

Butir pertamanya adalah Soul dari Pixar, dengan nilai 8,1, yang rilis langsung ke layanan streaming. Sonic the Hedgehog, Onward, The Croods: A New Age, dan Dolittle menyusul, menjadikan mangkuk ini yang paling ramah anak. Another Round dari Denmark adalah satu-satunya film dewasa di enam besar. Dari Indonesia hadir Milea: Suara dari Dilan dan Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini. Nilai rata-ratanya 7,24.

Mangkuk 2021

Tahun 2021 adalah tahun bioskop mencoba bangkit. Dune, dengan nilai 7,8 dan durasi 155 menit, memimpin mangkuk dan mengingatkan penonton pada alasan layar besar diciptakan. Black Widow, lanjutan Venom, Godzilla vs. Kong, dan Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings menyusul. Encanto menyumbang lagu yang dinyanyikan anak-anak sepanjang tahun berikutnya.

Dari Indonesia hadir A Perfect Fit dan Kukira Kau Rumah. Nilai rata-rata mangkuk 2021 adalah 7,25.

Mangkuk 2022

Tiga belas tahun setelah film pertamanya, Avatar: The Way of Water kembali memimpin sebuah mangkuk. Dengan 192 menit, ia adalah film terpanjang di seluruh Popcorn21. Lanjutan Doctor Strange berada di urutan kedua. Puss in Boots: The Last Wish, dengan nilai 8,2, adalah film bernilai tertinggi. Everything Everywhere All at Once, lanjutan Knives Out, dan Turning Red melengkapi enam besar.

Dari Indonesia hadir dua film laga, The Big 4 dan Sri Asih. Nilai rata-rata mangkuk 2022 adalah 7,31.

Mangkuk 2023

Mangkuk 2023 memegang nilai rata-rata tertinggi di antara dua puluh satu mangkuk, 7,66. Butir pertamanya adalah Oppenheimer, dengan nilai 8,0 dan durasi 181 menit, film tiga jam tentang seorang ilmuwan yang ternyata sanggup memenuhi bioskop. The Super Mario Bros. Movie dan Guardians of the Galaxy Vol. 3 menyusul. Dua film Jepang, The Boy and the Heron dan Monster, serta The Zone of Interest menjadikan mangkuk ini yang paling beragam.

Dari Indonesia hadir film bernilai tertinggi di seluruh Popcorn21: Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, dengan 8,8. 24 Jam Bersama Gaspar mendampinginya.

Mangkuk 2024

Mangkuk 2024 adalah mangkuk dengan film animasi terbanyak, empat dari delapan. The Wild Robot, dengan nilai 8,3, memimpin. Flow dari Latvia, 85 menit yang sepenuhnya bebas dialog, bernilai 8,1. Sonic the Hedgehog 3, Moana 2, dan Mufasa: The Lion King mengisi tengah mangkuk, dan sebuah drama Brasil tentang keluarga yang kehilangan ayahnya menutup enam besar.

Dari Indonesia hadir The Shadow Strays dan Kabut Berduri. Nilai rata-rata mangkuk 2024 adalah 7,45.

Mangkuk 2025

Mangkuk termuda masih hangat, dan jumlah penilaiannya masih kecil, sekitar 13 ribu. Butir pertamanya adalah F1, film balap berdurasi 156 menit dengan nilai 7,8. Zootopia 2 datang sembilan tahun setelah film pertamanya, yang berada di mangkuk 2016. KPop Demon Hunters, dengan nilai 8,0, adalah film bernilai tertinggi. The Great Flood dari Korea, The Life List, dan Demon City dari Jepang melengkapi enam besar.

Dari Indonesia hadir Sore: Istri Dari Masa Depan dan Pengepungan di Bukit Duri. Urutan di mangkuk ini paling mungkin berubah seiring bertambahnya penilai. Nilai rata-ratanya 7,25.

Era streaming: 2019 sampai 2025

Tujuh mangkuk terakhir membentuk era streaming, masa ketika film besar bisa tayang perdana di ruang keluarga. Lima puluh enam film berada di era ini, empat belas di antaranya film Indonesia. Inilah era dengan nilai rata-rata tertinggi, 7,4, dengan sebelas film bernilai 8,0 atau lebih, dan dengan film animasi terbanyak, empat belas judul.

Era ini juga yang paling beragam. Semua film berbahasa Korea, Jepang, Denmark, Latvia, dan Portugis di katalog berada di sini. Butir pertamanya berganti-ganti: film pahlawan super, animasi, fiksi ilmiah, biografi, dan balapan. Jumlah penilaiannya, sekitar 372 ribu, masih jauh di bawah era sebelumnya, karena film baru memerlukan waktu untuk ditemukan.

Dua puluh satu butir pertama

Butir pertama tiap mangkuk, film yang paling ramai pada tahunnya, dikumpulkan dalam daftar Butir pertama. Dua puluh satu film itu memiliki nilai rata-rata 7,71 dan durasi rata-rata 144 menit, dua puluh menit lebih panjang daripada rata-rata katalog. Film paling ramai hampir selalu film panjang.

Daftar itu terbaca seperti sejarah singkat bioskop. Dua butir pertama dari Harry Potter, satu dari Pirates of the Caribbean, lalu sembilan dari jagat Marvel antara 2008 dan 2019. Avatar memimpin dua kali, pada 2009 dan 2022. Sejak 2020, pemimpin mangkuk berganti-ganti jenis: Soul, Dune, Avatar: The Way of Water, Oppenheimer, The Wild Robot, dan F1. Tujuh butir pertama bernilai 8,0 atau lebih, dan yang tertinggi adalah Interstellar dengan 8,5. Uraiannya ada di Panduan butir pertama.

Ramai dan disukai adalah dua hal

Popcorn21 mengurutkan isi mangkuk menurut keramaian, tetapi nilai tetap tertera di tiap poster, dan membandingkan keduanya adalah salah satu kesenangan membaca mangkuk. Pada lima tahun saja butir pertama sekaligus menjadi film bernilai tertinggi di mangkuknya: 2005 dengan film Harry Potter keempat, 2014 dengan Interstellar, 2020 dengan Soul, 2021 dengan Dune, dan 2024 dengan The Wild Robot.

Pada tahun-tahun lainnya, film yang paling disukai penilai berada lebih jauh di dalam mangkuk. Kadang ia film animasi di urutan kedua atau ketiga, seperti Ratatouille pada 2007, Up pada 2009, Coco pada 2017, dan Spider-Man: Into the Spider-Verse pada 2018. Kadang ia film dewasa yang diam-diam mengalahkan tontonan besar, seperti The Departed pada 2006, Django Unchained pada 2012, dan Parasite pada 2019.

Dan pada tiga tahun, film bernilai tertinggi adalah film Indonesia di urutan ketujuh atau kedelapan: Alangkah Lucunya (Negeri Ini) pada 2010, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck pada 2013, dan Jatuh Cinta Seperti di Film-Film pada 2023. Film Indonesia dinilai oleh lebih sedikit orang, tetapi penilainya sering lebih bermurah hati. Itulah alasan Popcorn21 menampilkan dua angka: urutan untuk keramaian, nilai untuk rasa suka.

Empat puluh film Indonesia di dua puluh satu mangkuk

Setiap mangkuk di Popcorn21 menyisihkan tempat bagi film dalam negeri, dan keempat puluh film itu terkumpul di daftar Film Indonesia. Nilai rata-ratanya 6,89 dan durasi rata-ratanya 118 menit. Dua film bernilai 8,0 atau lebih: Jatuh Cinta Seperti di Film-Film dari mangkuk 2023 dan Keluarga Cemara dari mangkuk 2019.

Dibaca berurutan, empat puluh film itu menjadi sejarah ringkas film Indonesia selama dua dekade. Era cakram dimulai dengan sutradara muda dan drama remaja, lalu memuncak pada Laskar Pelangi. Era layar lebar adalah masa film laga dan film sejarah: dua film Serbuan, Soekarno, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Headshot, dan The Night Comes For Us. Era streaming memperlihatkan keragaman: pahlawan super lokal, drama keluarga, dan film laga untuk penonton dunia.

Jumlah penilai film Indonesia jauh lebih kecil daripada film Hollywood, sehingga keduanya hampir selalu berada di urutan ketujuh dan kedelapan. Pengecualiannya adalah film laga yang ditonton dunia: Serbuan Maut, The Raid 2: Berandal, The Night Comes For Us, Headshot, dan The Shadow Strays masing-masing mengumpulkan ratusan sampai ribuan penilaian. Latar belakangnya ada di Panduan film Indonesia.

Pasangan Indonesia dari tahun ke tahun

Dua film Indonesia di tiap mangkuk sering membentuk pasangan yang menarik, karena keduanya lahir pada tahun yang sama tetapi jarang serupa. Berikut pasangan itu, era demi era.

Era cakram: Janji Joni dan Gie pada 2005; Heart dan sebuah film tentang dua sahabat pencinta musik rock pada 2006; Get Married dan Nagabonar Jadi 2 pada 2007; Laskar Pelangi dan Ayat-Ayat Cinta pada 2008; Merantau dan Sang Pemimpi pada 2009. Pada 2010 dan 2011, masing-masing hanya satu film yang mewakili Indonesia.

Era layar lebar: Serbuan Maut dan 5 cm pada 2012; Soekarno: Indonesia Merdeka dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck pada 2013; The Raid 2: Berandal dan Pendekar Tongkat Emas pada 2014; Filosofi Kopi dan film kedua Comic 8 pada 2015; Headshot dan film kedua Ada Apa dengan Cinta pada 2016; Sweet 20 dan Valentine pada 2017; The Night Comes For Us dan Dilan 1990 pada 2018. Hampir tiap tahun, satu film laga berdampingan dengan satu drama atau komedi.

Era streaming: Gundala dan Keluarga Cemara pada 2019; Milea: Suara dari Dilan dan Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini pada 2020; A Perfect Fit dan Kukira Kau Rumah pada 2021; The Big 4 dan Sri Asih pada 2022; Jatuh Cinta Seperti di Film-Film dan 24 Jam Bersama Gaspar pada 2023; The Shadow Strays dan Kabut Berduri pada 2024; Sore: Istri Dari Masa Depan dan Pengepungan di Bukit Duri pada 2025.

Mengapa delapan, mengapa dua

Delapan dipilih karena itulah jumlah yang pas untuk satu baris poster dan satu ingatan. Kebanyakan orang dapat menyebut lima sampai sepuluh film dari tahun yang mereka sukai, dan delapan berada tepat di tengahnya. Dengan delapan film, setiap mangkuk cukup penuh untuk memberi pilihan dan cukup kecil untuk dihabiskan.

Dua tempat bagi film Indonesia dipilih karena alasan yang lebih sederhana. Jumlah penilai film Indonesia di TMDB jauh lebih kecil daripada film Hollywood, sehingga dalam urutan mentah hampir mustahil film dalam negeri masuk delapan besar. Padahal bagi penonton Indonesia, kenangan sebuah tahun sama eratnya dengan film dalam negeri. Tahun 2008 adalah tahun Iron Man, tetapi juga tahun Laskar Pelangi. Popcorn21 menjaga kedua kenangan itu di mangkuk yang sama.

Tiga puluh satu film animasi

Hampir satu dari lima film di Popcorn21 adalah animasi, dan daftar Film animasi mengumpulkan semuanya. Ketiga puluh satu film itu memiliki nilai rata-rata 7,62, jauh di atas rata-rata katalog, dan sembilan di antaranya bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 101 menit.

Animasi hadir di hampir setiap mangkuk. Hanya tiga mangkuk yang sama sekali kosong dari film animasi: 2011, 2012, dan 2019, tiga tahun ketika film pahlawan super dan penutup waralaba memenuhi delapan tempat. Era streaming memuat animasi terbanyak, empat belas judul, dengan puncak pada mangkuk 2024.

Bagi keluarga, daftar ini adalah jalan pintas. Hampir semua filmnya dapat ditonton bersama anak, dan urutan tahunnya memudahkan orang tua menemukan film dari masa kecil mereka sendiri untuk diperkenalkan kepada generasi berikutnya. Uraiannya ada di Panduan film animasi.

Waralaba yang berpindah dari mangkuk ke mangkuk

Film popcorn jarang datang sendirian. Sebagian besar isi mangkuk adalah bagian dari sebuah waralaba, dan mengikuti satu waralaba dari tahun ke tahun adalah cara lain membaca Popcorn21. Halaman Waralaba di mangkuk mendaftar semuanya.

Jagat sinema Marvel adalah yang terbesar, dengan dua puluh dua film di tiga belas mangkuk, dari Iron Man pada 2008 sampai Guardians of the Galaxy Vol. 3 pada 2023. Dunia X-Men menyumbang enam film antara 2006 dan 2017, termasuk Deadpool dan Logan. Harry Potter dan Spider-Man masing-masing menyumbang lima film. Avengers muncul empat kali, dan selalu sebagai butir pertama.

Waralaba dengan tiga film meliputi Pirates of the Caribbean, Iron Man, Thor, Hunger Games, dan Star Wars. Waralaba dengan dua film meliputi Avatar, The Hobbit, Sherlock Holmes, Knives Out, Doctor Strange, Sonic the Hedgehog, dan Zootopia, yang dua filmnya terpisah sembilan mangkuk. Dari Indonesia, kisah Dilan muncul di mangkuk 2018 dan 2020, dan dua film Serbuan di mangkuk 2012 dan 2014.

Catatan rekor dua puluh satu mangkuk

Mangkuk dengan nilai rata-rata tertinggi adalah 2023, dengan 7,66, disusul 2019 dengan 7,63 dan 2018 dengan 7,54. Mangkuk dengan nilai rata-rata terendah adalah 2016, dengan 6,86. Mangkuk dengan film bernilai delapan terbanyak adalah 2019, dengan empat judul.

Mangkuk terpanjang adalah 2012, dengan durasi rata-rata 143 menit, dan yang terpendek adalah 2020, dengan 104 menit. Film terpanjang di katalog adalah Avatar: The Way of Water dengan 192 menit, dan yang terpendek adalah Corpse Bride dengan 77 menit. Film dengan penilai terbanyak adalah Interstellar, disusul The Avengers dan Avatar. Film bernilai tertinggi adalah Jatuh Cinta Seperti di Film-Film dengan 8,8, disusul Interstellar dan Parasite dengan 8,5.

Ketiga era hampir sama dalam jumlah film Indonesia, tetapi berbeda dalam segala hal lain. Era cakram memiliki nilai rata-rata 7,08, era layar lebar 7,25, dan era streaming 7,4. Angka yang terus naik itu sebagian disebabkan oleh penilai yang lebih bersemangat terhadap film baru, dan sebagian oleh makin beragamnya film yang ramai ditonton.

Sutradara yang mengisi beberapa mangkuk

Beberapa sutradara berhasil membuat film paling ramai pada lebih dari satu tahun, dan nama mereka menghubungkan mangkuk-mangkuk yang berjauhan. Christopher Nolan muncul di tiga mangkuk: The Dark Knight Rises pada 2012, Interstellar pada 2014, dan Oppenheimer pada 2023, dua di antaranya sebagai butir pertama. James Cameron muncul dua kali dengan dua film Avatar, dan keduanya memimpin mangkuknya.

Di sisi Indonesia, Riri Riza dan Timo Tjahjanto masing-masing mengisi empat mangkuk. Riri Riza hadir pada 2005 dengan Gie, pada 2008 dengan Laskar Pelangi, pada 2009 dengan Sang Pemimpi, dan pada 2016 dengan film kedua Ada Apa dengan Cinta. Timo Tjahjanto hadir pada 2016, 2018, 2022, dan 2024, selalu dengan film laga.

Gareth Evans, Joko Anwar, Hanung Bramantyo, dan Yandy Laurens masing-masing mengisi tiga mangkuk. Joko Anwar memegang rentang terpanjang: Janji Joni di mangkuk pertama, 2005, dan Pengepungan di Bukit Duri di mangkuk terakhir, 2025. Yandy Laurens memegang catatan nilai: Keluarga Cemara pada 2019, Jatuh Cinta Seperti di Film-Film pada 2023, dan Sore: Istri Dari Masa Depan pada 2025, ketiganya bernilai 7,5 atau lebih.

Mangkuk untuk tahun yang penting bagi Anda

Karena tiap mangkuk adalah satu tahun, Popcorn21 dapat dipakai sebagai mesin kenangan. Halaman Mangkuk ulang tahun memuat beberapa gagasan; berikut tiga di antaranya.

Gagasan pertama: tahun kelulusan. Bukalah mangkuk dari tahun Anda lulus SMA atau kuliah, dan lihat film apa yang ramai ketika itu. Hampir pasti ada satu film yang Anda tonton bersama teman-teman seangkatan, dan satu film lain yang ingin Anda tonton tetapi terlewat. Malam ini adalah kesempatan untuk yang kedua.

Gagasan kedua: tahun lahir anak. Bagi orang tua, mangkuk dari tahun kelahiran seorang anak adalah hadiah ulang tahun yang unik. Seorang anak yang lahir pada 2013 berbagi tahun dengan Frozen, dan seorang anak yang lahir pada 2017 berbagi tahun dengan Coco. Menonton film dari tahun lahir sendiri adalah cara yang menyenangkan untuk merasa bagian dari sejarah.

Gagasan ketiga: tahun pertemuan. Pasangan dapat membuka mangkuk dari tahun mereka pertama bertemu atau menikah. Bila tahun itu 2018, Dilan 1990 menunggu di urutan kedelapan. Bila tahun itu 2016, Cinta dan Rangga menunggu di tempat yang sama.

Tiga pesta popcorn

Mangkuk-mangkuk itu juga dapat digabung menjadi pesta tontonan bertema. Tiga susunan berikut sering dipakai pengunjung Popcorn21.

Pesta butir pertama. Tontonlah butir pertama dari tujuh mangkuk berturut-turut, satu per malam, dan Anda menyusuri satu era dalam sepekan. Era layar lebar, misalnya, berjalan dari The Avengers sampai Avengers: Infinity War dan terasa seperti satu cerita panjang dengan dua selingan.

Pesta butir kedelapan. Balik mangkuknya dan tontonlah film di urutan terakhir. Di Popcorn21, urutan ketujuh dan kedelapan hampir selalu film Indonesia, sehingga pesta ini menjadi festival kecil film dalam negeri: dari Gie sampai Pengepungan di Bukit Duri, dua puluh satu tahun dalam dua puluh satu malam.

Pesta satu mangkuk. Pilihlah satu tahun dan habiskan kedelapan filmnya dalam satu atau dua akhir pekan. Mangkuk 2019 adalah pilihan terkuat, dengan empat film bernilai delapan. Mangkuk 2020 adalah yang paling ringan, dengan durasi rata-rata 104 menit dan tiga film animasi.

Empat cara memilih mangkuk

Bila Anda bingung memilih tahun, empat cara berikut dapat membantu. Cara pertama adalah menurut era. Era cakram untuk nostalgia, era layar lebar untuk tontonan megah, dan era streaming untuk keragaman.

Cara kedua adalah menurut waktu luang. Mangkuk 2020 dan 2005 memuat film-film pendek, sedangkan mangkuk 2012 dan 2013 memuat film-film panjang. Cara ketiga adalah menurut teman menonton. Untuk anak-anak, mangkuk 2020 dan 2024 memuat animasi terbanyak. Untuk penggemar pahlawan super, mangkuk 2016 sampai 2019 adalah pesta tersendiri.

Cara keempat adalah menurut nilai. Bila Anda ingin peluang puas terbesar, mulailah dari tiga mangkuk bernilai tertinggi: 2023, 2019, dan 2018. Dan bila Anda sekadar ingin dikejutkan, tutup mata, tunjuk papan, dan ambil mangkuk yang tersentuh.

Butir kedua: film yang hampir memimpin

Di belakang setiap butir pertama ada butir kedua, film yang hampir menjadi yang paling ramai pada tahunnya. Daftar butir kedua sering lebih mengejutkan daripada daftar butir pertama, karena di sanalah film yang tumbuh perlahan bersembunyi.

Pada era cakram, butir kedua adalah Charlie and the Chocolate Factory, The Departed, Ratatouille, kisah robot Pixar dari 2008, Up, film Harry Potter ketujuh, dan Thor. Tiga di antaranya film animasi Pixar, yang selama tiga tahun berturut-turut berada tepat di belakang film terbesar tahunnya. Pada era layar lebar, butir kedua adalah Django Unchained, Thor: The Dark World, John Wick, Mad Max: Fury Road, Doctor Strange, Thor: Ragnarok, dan Black Panther.

Pada era streaming, butir kedua adalah Joker, Sonic the Hedgehog, Black Widow, lanjutan Doctor Strange, The Super Mario Bros. Movie, Sonic the Hedgehog 3, dan Zootopia 2. Dua nama menonjol di seluruh daftar: Thor muncul tiga kali sebagai butir kedua, dan Sonic dua kali. John Wick dan Mad Max: Fury Road, dua film laga yang awalnya dianggap kecil, kini berdiri tepat di belakang film terbesar tahunnya.

Wajah yang paling sering muncul

Bila mangkuk dibaca menurut pemeran, satu wajah muncul lebih sering daripada yang lain. Robert Downey Jr. hadir di dua belas dari dua puluh satu mangkuk, sebagai Tony Stark, Sherlock Holmes, seorang dokter hewan, dan seorang pejabat dalam Oppenheimer. Selama lebih dari satu dekade, hampir setiap tahun ada film ramai yang dibintanginya.

Di sisi Indonesia, wajah itu adalah Iko Uwais. Ia hadir di lima mangkuk dalam sepuluh tahun: Merantau pada 2009, Serbuan Maut pada 2012, The Raid 2: Berandal pada 2014, Headshot pada 2016, dan The Night Comes For Us pada 2018. Kelima film itu adalah film Indonesia dengan penilai terbanyak di mangkuknya masing-masing, bukti bahwa silat adalah popcorn Indonesia yang paling laku di dunia.

Dua puluh satu mangkuk dalam dua puluh satu kata kunci

Untuk Anda yang ingin gambaran cepat, tiap mangkuk dapat diringkas dengan satu kata kunci. Era cakram: 2005 penyihir dan cokelat, 2006 bajak laut, 2007 film ketiga, 2008 lahirnya Iron Man dan Laskar Pelangi, 2009 Pandora, 2010 mainan yang berpamitan, 2011 perpisahan dengan Hogwarts.

Era layar lebar: 2012 berkumpulnya para pahlawan, 2013 lanjutan demi lanjutan, 2014 lubang hitam, 2015 gurun dan galaksi, 2016 pahlawan dari segala penjuru, 2017 gitar dan palu, 2018 jentikan jari. Era streaming: 2019 penutup besar dan rumah di Seoul, 2020 tahun di rumah, 2021 gurun pasir, 2022 kembali ke Pandora, 2023 bom dan tukang ledeng, 2024 robot di hutan, 2025 lintasan balap.

Butir terbesar dan butir terkecil

Di dalam mangkuk popcorn sungguhan ada butir yang mekar besar dan butir yang mungil, dan begitu pula di sini. Butir terbesar menurut durasi adalah Avatar: The Way of Water dengan 192 menit. Avengers: Endgame dan Oppenheimer sama-sama berdurasi 181 menit. Tiga film berdurasi 169 menit: Interstellar, The Hobbit: An Unexpected Journey, dan film Pirates of the Caribbean dari 2007. Django Unchained dan The Dark Knight Rises masing-masing 165 menit, dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, dengan 163 menit, adalah film Indonesia terpanjang di katalog.

Butir terkecil adalah Corpse Bride dengan 77 menit, disusul Janji Joni dengan 83 menit, Flow dengan 85 menit, dan Madagascar dengan 86 menit. Tiga film berdurasi tepat 90 menit: Kung Fu Panda, The Mentalist, dan Kukira Kau Rumah. Hampir semua butir kecil itu adalah film animasi atau film Indonesia, dua jenis film yang terbiasa bercerita dengan hemat.

Selisih antara butir terbesar dan terkecil hampir dua jam. Dalam waktu yang dibutuhkan untuk satu kali menonton Avatar: The Way of Water, Anda dapat menonton Corpse Bride dua kali dan masih punya waktu untuk menyeduh teh. Durasi tertera di halaman tiap film, sehingga Anda selalu dapat menakar malam sebelum menekan tombol putar.

Durasi dari mangkuk ke mangkuk

Panjang film popcorn berubah dari tahun ke tahun, dan dua puluh satu mangkuk merekam perubahan itu. Pada era cakram, durasi rata-rata tiap mangkuk berkisar antara 114 dan 129 menit. Pada era layar lebar, angka itu naik: 143 menit pada 2012, 135 menit pada 2013, dan 130 menit pada 2014. Film pahlawan super dan trilogi fantasi menuntut waktu lebih banyak, dan penonton rela memberikannya.

Angka itu jatuh tajam pada 2020, menjadi 104 menit, ketika film besar ditunda dan animasi keluarga mengisi tempatnya. Sesudahnya durasi naik kembali, mencapai 134 menit pada 2022 berkat Avatar: The Way of Water. Dua mangkuk terbaru lebih ringkas, 114 dan 117 menit, sebagian karena film animasi kembali mengisi separuh tempat.

Bagi penonton, angka ini berguna untuk merencanakan malam. Satu mangkuk penuh memerlukan antara empat belas dan sembilan belas jam. Mangkuk 2020 dapat dihabiskan dalam dua hari libur. Mangkuk 2012 memerlukan dua akhir pekan.

Delapan film dari luar Hollywood dan Indonesia

Dari 168 film di Popcorn21, hanya delapan yang berbahasa selain Inggris dan Indonesia, dan kedelapannya berada di era streaming. Kenyataan itu sendiri adalah catatan sejarah: sebelum 2019, film berbahasa asing hampir mustahil menembus delapan besar keramaian sebuah tahun.

Parasite membuka pintu pada 2019, di urutan ketiga mangkuknya. Another Round dari Denmark menyusul pada 2020. Tahun 2023 memuat dua film Jepang sekaligus, The Boy and the Heron dan Monster. Tahun 2024 memuat Flow dari Latvia dan sebuah drama Brasil. Tahun 2025 memuat The Great Flood dari Korea dan Demon City dari Jepang, keduanya lahir di layanan streaming.

Layanan streaming membuat film dari mana pun tersedia di ruang keluarga pada hari yang sama di seluruh dunia. Mangkuk-mangkuk terbaru memperlihatkan hasilnya, dan ada alasan untuk menduga bahwa mangkuk berikutnya akan lebih beragam lagi.

Poster bernomor dan halaman film

Setiap film di Popcorn21 tampil sebagai poster dengan angka besar di sudutnya. Angka itu adalah urutan film di dalam mangkuknya menurut jumlah penilai, dari satu sampai delapan. Di bawah poster tertulis judul, lalu nama mangkuknya, misalnya Mangkuk 2019. Angka nilai tertera pula di poster.

Menekan poster membuka halaman film. Di sana terdapat sinopsis lengkap berbahasa Indonesia, nama sutradara, daftar pemeran, negara asal, bahasa asli, durasi, dan tanggal rilis, bersama tombol Tonton sekarang dan tombol Daftar Saya. Nilai dan jumlah penilai berasal dari TMDB dan terus bergerak, sehingga urutan di mangkuk-mangkuk terbaru dapat berubah pada pembaruan berikutnya. Uraiannya ada di Kartu poster.

Pencarian di Popcorn21

Kotak pencarian berada di bilah gelap di bagian atas setiap halaman Popcorn21. Anda dapat mengetik judul, nama pemeran, atau tahun. Mengetik sebuah tahun antara 2005 dan 2025 menampilkan isi mangkuk tahun itu. Mengetik Robert Downey Jr. menampilkan perjalanan seorang aktor melintasi dua belas mangkuk. Mengetik Reza Rahadian menampilkan film-filmnya di beberapa mangkuk Indonesia.

Halaman A–Z menampilkan seluruh 168 judul menurut abjad, dan menu Mangkuk menampilkan kedua puluh tujuh daftar: dua puluh satu mangkuk, tiga era, butir pertama, film Indonesia, dan film animasi. Kiat lengkapnya ada di Pencarian.

Tombol Tonton sekarang

Popcorn21 menyediakan mangkuknya; filmnya diputar oleh layanan resmi pemegang hak. Tombol Tonton sekarang di tiap halaman film membuka halaman JustWatch untuk film tersebut di negara pilihan Anda, dan di sana tertera layanan langganan, sewa, atau beli yang sedang menyediakannya.

Film dari mangkuk lama dan mangkuk baru tersebar di layanan yang berbeda, dan letaknya berpindah ketika kontrak berakhir. Karena itu Popcorn21 menyerahkan urusan ketersediaan kepada JustWatch, yang memperbarui datanya setiap hari. Pilihan negara Anda diingat peramban. Rinciannya ada di Tonton sekarang.

Daftar Saya: mangkuk campuran Anda

Dua puluh satu mangkuk di Popcorn21 diisi menurut aturan. Mangkuk kedua puluh dua diisi menurut selera Anda. Tombol Daftar Saya di tiap halaman film menambahkan judul itu ke mangkuk campuran pribadi, yang dapat dibuka dari bilah atas. Poster di dalamnya tetap membawa nama mangkuk asalnya, sehingga terlihat dari tahun-tahun mana selera Anda paling banyak mengambil.

Mangkuk campuran itu disimpan oleh peramban di perangkat yang sedang Anda pakai, langsung siap dipakai, dan hanya terlihat oleh Anda. Di peramban atau perangkat lain, mangkuk itu dimulai dari kosong. Panduannya ada di Daftar Saya.

Popcorn21 di ponsel

Situs yang dahulu memakai nama ini membanggakan diri sebagai tontonan yang cepat dan hemat kuota, dan Popcorn21 menjaga semangat itu. Halamannya ringan, dan poster dimuat sesuai lebar layar. Di ponsel, papan dua puluh satu mangkuk tersusun tiga kolom, dan baris poster menyesuaikan diri. Menu utama terlipat dalam satu tombol di sudut bilah gelap.

Di tablet papan tampil empat kolom, dan di layar komputer tujuh kolom, sehingga tiap era terlihat sebagai satu baris utuh. Kiat lain ada di Popcorn21 di ponsel.

Bahasa, judul, dan subtitle

Seluruh teks Popcorn21 ditulis dalam bahasa Indonesia, termasuk sinopsis 128 film asing di katalog. Film Indonesia memakai judul aslinya. Film asing memakai judul internasionalnya, dan judul dalam bahasa asal tertera di halaman film.

Ketersediaan subtitle Indonesia dan sulih suara bergantung pada layanan yang memutar film. Film popcorn dari Hollywood hampir selalu tersedia dengan subtitle Indonesia di layanan resmi, dan banyak film animasi tersedia dengan sulih suara. Uraiannya ada di Bahasa dan subtitle.

Dari mana data mangkuk berasal

Poster, nilai, jumlah penilai, durasi, tanggal rilis, dan data produksi di Popcorn21 berasal dari TMDB, pangkalan data film yang dikelola komunitas penggemarnya. Angka di halaman ini dicatat pada 13 Oktober 2026. Film dipilih dari katalog yang sudah diperiksa redaksi satu per satu, lalu dikelompokkan menurut tahun rilis pertama dan diurutkan menurut jumlah penilai.

Karena pemeriksaan itu, isi sebuah mangkuk dapat sedikit berbeda dari daftar delapan besar mentah di TMDB: beberapa film disisihkan redaksi, dan dua tempat selalu disediakan bagi film Indonesia. Popcorn21 adalah situs mandiri dengan redaksinya sendiri, dan seluruh panduan di halaman ini ditulis khusus untuk katalog ini.

Tiga rute untuk kunjungan pertama

Jika ini kunjungan pertama Anda ke Popcorn21, tiga rute berikut dapat diikuti.

Rute lima menit. Lihat papan dua puluh satu mangkuk, tekan tahun yang paling berarti bagi Anda, dan buka satu dari delapan poster di barisnya. Baca sinopsisnya, lalu tekan Tonton sekarang.

Rute lima belas menit. Buka daftar Butir pertama dan tandai tiga film yang terlewat oleh Anda ke Daftar Saya. Lalu buka daftar Film Indonesia dan tandai tiga film lagi. Enam film dari enam tahun berbeda sudah menjadi mangkuk campuran pertama Anda.

Rute penjelajah. Telusuri papan dari 2005 sampai 2025, mangkuk demi mangkuk, dan perhatikan bagaimana selera penonton bergeser: dari penyihir dan bajak laut, ke pahlawan super, lalu ke animasi dan film dari seluruh dunia. Dua puluh satu mangkuk itu adalah potret dua dekade menonton bersama.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pertanyaan

Apa itu Popcorn21?

Popcorn21 adalah panduan film berbahasa Indonesia yang menyajikan 168 film dalam dua puluh satu mangkuk, satu untuk tiap tahun dari 2005 sampai 2025.

Apa arti angka 21 di Popcorn21?

Angka itu dibaca sebagai jumlah mangkuk: dua puluh satu tahun, dari 2005 sampai 2025, masing-masing dengan delapan film.

Bagaimana isi tiap mangkuk dipilih?

Dari tiap tahun diambil dua film Indonesia dan enam film dunia yang paling banyak dinilai penonton di TMDB, dari katalog yang sudah diperiksa redaksi. Pada 2010 dan 2011 ada satu film Indonesia dan tujuh film dunia.

Apa arti angka besar di poster?

Angka itu adalah urutan film di dalam mangkuknya menurut jumlah penilai, dari satu sampai delapan. Film nomor satu disebut butir pertama.

Mangkuk mana yang nilainya paling tinggi?

Mangkuk 2023, dengan nilai rata-rata 7,66, disusul mangkuk 2019 dengan 7,63. Mangkuk 2019 memuat empat film bernilai 8,0 atau lebih.

Film apa yang paling banyak dinilai?

Interstellar di mangkuk 2014, dengan lebih dari 41 ribu penilaian pada 13 Oktober 2026, disusul The Avengers di mangkuk 2012.

Berapa film Indonesia di Popcorn21?

Empat puluh film, dua di hampir setiap mangkuk. Yang bernilai tertinggi adalah Jatuh Cinta Seperti di Film-Film di mangkuk 2023, dengan 8,8.

Mangkuk mana yang cocok untuk anak-anak?

Mangkuk 2024 memuat empat film animasi dan mangkuk 2020 tiga. Daftar Film animasi mengumpulkan ketiga puluh satu film animasi dari semua mangkuk.

Bagaimana cara menonton film dari Popcorn21?

Buka halaman film, pilih negara Anda, lalu tekan Tonton sekarang. Halaman JustWatch untuk film itu terbuka dan memperlihatkan layanan resmi yang menyediakannya.

Di mana Daftar Saya disimpan?

Di peramban pada perangkat Anda sendiri. Daftar itu langsung siap dipakai dan hanya terlihat oleh Anda.